08 Juli 2019, 00:00 WIB / oleh YUDHA SATRIA / Dilihat 92 Kali

RMOLJabar. Program 'Energi Juara' yang dicanangkan Pemprov Jabar mendapat dukungan dari BUMD Jasa Sarana (JS) melalui anak perusahannya PT Jabar Energi (JE)

Direktur BUMD Jasa Saran, Dyah SH Wahjusari mengatakan, pihaknya saat ini telah mengoperasikan Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) dan Jaringan Gas Rumah Tangga.

PT Jabar Energi yang fokus untuk mengembangkan usaha energi midstream yang berbasis Public Service Obligation (PSO), 

"Untuk komitmen dalam ketahanan energi di Jawa Barat tersebut, kami akan melakukan analisis wilayah dalam rangka pemenuhan kebutuhan masyarakat pra sejahtera, sehingga JE dapat ikut mewujudkan energi berbasis lingkungan," ucap Dyah, di Bandung, Senin (8/7).

Dikatakan Dyah, PT Jabar Energi (JE) telah ikut dalam pengembangan energi hilir sejak 2011, yakni sebagai pengelola Jaringan Gas Bumi untuk rumah tangga dan pelanggan kecil berupa rumah tangga dan usaha kecil di Kota Depok, sebanyak 4.000 satuan sambungan.

"Tahun 2019 ini, Jabar Energi akan mengelola integrasi pengelolaan jaringan gas tambahan sebanyak 6.230 satuan sambungan di Kota Depok. Ini merupakan Rekomendasi Pemerintah Kota Depok," jelasnya.

Sementara itu, Direktur PT Jabar Energi, Ahmad Riski Rasyid menyebut, SPPBE Cikamuning telah dinyatakan lulus audit Pertamina Way, dan resmi beroperasi sejak Tahun 2014.

"Jabar Energi menggunakan dua armada skidtank untuk mengangkut bulk elpiji, dan 10.000 tabung per harinya, kami salurkan melalui agen-agen," ungkap Ahmad.

Khusus untuk wilayah Kabupaten Bandung Barat, kata Ahmad, rata-rata penyaluran harian gas elpiji subsidi 3 kg sampai dengan 40 ton per hari.

"Dalam waktu dekat, PT Jabar Energi akan mengembangkan SPPBE berkapasitas 50 ton per hari lainnya di wilayah Kabupaten dan Kota Sukabumi," tandasnya.